keyla / Cerita FORMOSA / BRILIAN TIME / tenaga kerja asing
IBU…….
Ya….
sosok dan nama yang tersirat dalam benak ku, saat pandangan ku tertuju pada sosok paru baya tepat di hadapan ku.
Ya…..
Seorang paru baya yang juga sama dengan ku,mengadu nasib di negeri FORMOSA.
Secara kasat mata aku melihat ibu paru baya itu,kurang beruntung di sini.
Saat itu beliau mendorong kursi roda, duduk seorang gadis yang berkebutuhan khusus, dengan pengawalan seorang perempuan yang terlihat secara paras lebih muda dari ibu paru baya yang mendorong gadis berkebutuhan khusus itu.
Terlihat jelas mimik muka gugup dari ibu paru baya itu saat menyapa ku.
Gugup,takut dan tertekan mungkin itu gambaran yang pas.
Aku hanya mampu tersnyum dan mengangguk menyambut sapa nya.
Dan …..
ada kejadian yang sangat menyakit kan seketika itu, sang majikan yang aku bilang mengawal tadi, memarahi ibu paru baya itu di atas MRT di depan padat nya penumpang saat itu,aku lihat ibu paru baya itu hanya tetunduk diam.
Hati ku sakit teriris saat itu,tak kuasa aku menahan tangis.
Tak terbayang betapa sakit dan sedih nya perasaan ibu paru baya itu.
Tak bisa ku bayang kan bagaimana jika itu terjadi pada ibu ku ?
ingin ku menegur sang majikan,tapi apalah daya aku bukan siapa – siapa.
Dan aku pun tak mau jika sikap gegabah ku semakin menyusahkan ibu paru baya itu.
Sejenak aku termenung, melihat kejadian yang sangat menyakit kan itu, Betapa aku sering mengabaikan ibu ku.
Sesak di dada ku,membuat aku semakin berfikir untuk selalu berusaha membahagiakan ibu ku.
Sesampainya di rumah aku bergegas mengambil telephon genggam ku,dan menelfon ibuku. Hanya sekedar menanyakan sedang apa dan apa kabar hari ini ( karena aku termasuk sering sekali menelfon ibu ) jadi kita hanya sekedar mengobrol ringan saja,dengan begitu sedikit lega rasanya.
Kejadian tadi mengingatkan aku dengan cerita salah satu teman ku, dengan tuntutan dan kenakalan anak nya di Indonesia dengan segudang permintaan nya.( ya salam )
sampai – sampai kepngen banget aku menyampaikan ke anak nya
Tidak kah kamu tau bagaimana perjuangan ibu mu ?
Teringat pula dengan kejadian saat beberapa hari yang lalu aku membaca berita tentang seorang anak kecil yang di tinggal ibunya merantau bertahun-tahun tanpa kabar.
( tidak kah kau ingat penantian panjang anak mu untuk bertemu dengan mu ibu ? )
Begitulah kehidupan…..
Mengingat kejadian demi kejadian membuat ku semakin bisa perlahan menurun kan sedih dan amarah ku tentang kejadian tadi….
Aku hanya mampu mendoakan ibu paru baya tadi dari jauh.
Semoga di beri ketabahan dan kesabaran dalam menjalani semuanya.
Aku terbawa suasana lagi melow melow ga jelas,mendramatisir keadaan. Seolah – olah aku terhanyut dalam keadaan dan situasi itu..
ahh sudah lah…..
inilah Fenomena kehidupan ..
Banyak hal terjadi di sekitar kita tanpa di sangka – sangka dan di duga.
Lebih banyak bersyukur saja supaya di mudahkan dalam segala hal.
Aamiin……….