Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition Harvest 2016

Duwiq.aryani / Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition Harvest 2016 / CLC Bhakti Jaya Indonesia / tenaga kerja asing Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition 2016 “HARVEST” Taipei International Chain and Franchise Exhibition adalah sebuah acara pameran yang berlangsung selama empat hari diselenggarakan dari Jum’at, 11 Maret 2016 – Senin, 14 Maret 2016 bertempat di Taipei … Continue reading “Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition Harvest 2016”

Duwiq.aryani / Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition Harvest 2016 / CLC Bhakti Jaya Indonesia / tenaga kerja asing

Taipei International Chain and Franchise Spring Exhibition 2016 “HARVEST”

Taipei International Chain and Franchise Exhibition adalah sebuah acara pameran yang berlangsung selama empat hari diselenggarakan dari Jum’at, 11 Maret 2016 – Senin, 14 Maret 2016 bertempat di Taipei World Trade Center di Taipei, Taiwan. Dibuka dari jam 10.00 am – 17.00 pm acara ini berlangsung sangat menarik dengan menampilkan berbagai produk bisnis waralaba. Waralaba adalah industri pertumbuhan di Taiwan dan di negara-negara lainnya dalam bidang bisnis, industri, manufaktur, fabrikasi, perbaikan, pemeliharaan, logistik, pendidikan dan transportasi.

Peserta pameran termasuk pemasaran dan orang menjual, penasehat, franchise dan peluang bisnis, pemerhati kesehatan dan pangan, les bahasa mandarin dan inggris dan lain sebagainya. Acara yang diikuti oleh berbagai stand makanan yang memiliki banyak cabang di seluruh wilayah di Taiwan hingga merambah mancanegara.
Seperti menerima suatu keuntungan yang tinggi memberikan sebuah kontribusi besar terhadap perekonomian di Taiwan, saat ini ada 350 jenis usaha kecil dan waralaba di Taiwan yang beroperasi lebih dari 100.000 toko-toko dan memperkerjakan sekitar lebih dari 1 juta karyawan. Sektor ini merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi negara. Pemerintah Taiwan bertekad untuk memperbaiki iklim investasi lokal sedemikian rupa sehingga akan memacu pertumbuhan lebih lanjut dari usaha kecil dan bisnis waralaba lokal. Pameran ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Taiwan.

Ekonomi Taiwan tumbuh 3.74% pada tahun 2014, mencatat pertumbuhan tertinggi dari tahun sebelumnya. Kinerja ekonomi Taiwan telah mendorong visibilitas internasional dan dalam keadaan yang menguntungkan seperti, rantai usaha kecil dan industri waralaba yang mana diharapkan mampu tumbuh dan meningkatkan profitabilitas.

Lee Jih Tung, kepala asosiasi dan promosi waralaba yang merupakan salah satu penyelenggara pameran perdagangan, mengatakan pada pembukaan yang telah mencapai NT$ 1 triliun pada hasil produksi, rantai usaha kecil lokal dan bisnis waralaba kini telah menempatkan posisinya pada pasar luar negeri. Walter M. S. Yeh, wakil presiden eksekutif development council (TAITRA), mengatakan TAITRA tahun lalu meluncurkan perusahaan lokal, rantai usaha kecil dan bisnis waralaba memasuki pasar luar negeri dan membangun merek dagang mereka di luar negeri. TAITRA adalah kelompok perdagangan yang disponsori pemerintah, mengundang perwakilan dari organisasi usaha kecil dan industri waralaba dari berbagai negara seperti Jerman, Indonesia, Macau, Cina dan Rusia untuk menghadiri pameran 2016 di Taipei dalam upaya meningkatkan pertukaran antara perusahaan Taiwan dan mitra asing mereka.

Hampir 200 jenis usaha kecil dan bisnis waralaba, setengah dari mereka berasal dari industri makanan, yang menampilkan produk dan merek mereka di perdagangan yang adil. Tak luput dari itu peserta pameran ialah merek makanan dan produk dagang yang ternama di Taiwan dan berbagai negara yang menjadi cabang dan mengunakan merk dagang mereka melalui kerjasama bisnis perdagangan.

Pada minggu, 13 Maret 2016 Yayasan Bhakti Jaya Indonesia atau di Taiwan lebih akrab disebut Pendidikan Kesetaraan Taiwan yang memiliki murid para BMI Taiwan yang memiliki organisasi Himpunan Pelajar CLC Bhakti Jaya Indonesia turut menghadiri acara tersebut sebagai tamu undangan suatu perusahaan sebagai marketing dan calon wirausaha. Para pelajar senayan antusias menghadiri pameran bisnis berskala internasional. Bisnis yang mereka pelajari ialah industri waralaba. Industri waralaba sendiri memiliki artian suatu kerjasama usaha dengan ketentuan dari pengusaha franchise itu serta mengikuti aturan penuh dalam bisnisnya.

Pelajar CLC Bhakti Jaya Indonesia di didik untuk menjadi Buyer(marketing) dan mempelajari bagaimana cara menjadi pengusaha dengan suatu brand ternama dan membuka sebuah cabang bisnis ataupun industri dengan cara mencari dan mengumpulkan informasi dari para sales dan manajer di setiap stand pameran tersebut.

Pelajar CLC Bhakti Jaya Indonesia berinteraksi dengan menggunakan dua bahasa internasional yaitu bahasa mandarin dan bahasa inggris, dengan dua bahasa ini mempermudah mereka untuk menggali informasi yang mereka butuhkan dan mewawancarai sales tentang apa produk yang dipamerkan dan bagaimana mereka menawarkan serta menjual produk mereka. Bagaimana cara mereka menarik minat pengunjung untuk menjadi bagian ataupun menjalin kerjasama membuka usaha atau cabang di tempat yang mereka inginkan tentunya mereka menyarankan tempat-tempat-tempat strategis serta menjelaskan prosesnya secara detail bagaimana memulai, mengelola dan menarik minat konsumen.

Untuk menjadi sales, supervisor ataupun marketing manajer dalam sebuah pameran dibutuhkan sebuah keahlian dalam menarik minang konsumen dan pengunjung yaitu sebuah keramahan dan harus murah senyum kepada setiap tamu yang menghadiri pameran dan melintas stand mereka untuk menarik pengunjung serta dibutuhkan ketelatenan dan juga kesabaran untuk menjawab setiap pertanyaan dari berbeda-beda pengunjung yang mengunjungi stand mereka.

Dari berbagai stand uang ada yang paling menarik bagi saya adalah stand makanan uang menawarkan kerjasama untuk membuka cabang usaha dari mereka yaitu, My Earl Day Cafe and Brunch dan Friend Chicken Master dua brand ini adalah salah satu dari peserta pameran berdiri sejak tahun 1987 dengan menu sarapan pagi dan makan siang serta ciri khas ayam bakar Taiwan. Aliansi kerjasama mereka sangat profesional dan sudah memiliki 1000 cabang di Taiwan serta cabangnya di luar negeri. Salah satu cabang mereka di luar negeri berada di Xi’an dan Shanghai, China; Vietnam; Singapura dan Indonesia. Di Indonesia terletak di Mall Ciputra, Lower Ground 2 No. 15-17 Jl. Arteri S. Parman, Grogol.

Salah satu franchise yang saya minati juga ialah usaha labuhanbatu es campur water paket spaghetti atau acacia teh susu. Menawarkan franchise fee gratis, bebas royalti, free margin. Gratis perencanaan toko-toko untuk membatu anda memulai dan mewujudkan mimpi. Memiliki lima paket keberuntungan atau terkenal sebagai ciri khas Taiwan di mata dunia serta memiliki berbagai cabang usaha yang sangat mudah untuk dijalankan. Acacia teh susu adalah minuman yang sangat digemari adalah sebuah usaha praktis, terbuka dan salah satu peluang usaha dengan banyak keberuntungan, homeplan akan membantu anda untuk sukses berwirausaha. Sedikit penjelasan dari chef pemilik stand acacia teh susu.

Untuk pelajaran yang dapat diambil dari pameran tersebut adalah bagaimana cara kita memulai usaha, menjalankan usaha serta mempromosikan bisnis kita untuk lebih dikenal masyarakat luas dengan cara memperlakukan konsumen dengan baik dan ramah serta memberi fasilitas yang nyaman dan aman serta menjaga kualitas dan kuantitas barang karena pelanggan adalah sasaran utama dari produk dan pengguna fasilitas yang kita miliki dan kita produksi.

sebuah gambaran wirausaha yang sangat bermanfaat untuk masyarakat, pelajar dan mereka yang ingin membuka peluang bisnis dan usaha franchise. Di sini pelajar CLC Bhakti Jaya Indonesia ialah TKi di Taiwan, mereka sangat beruntung sekali mampu menghadiri acara berskala internasional. Ketua yayasan Bapak Bambang Nurfauzi mengatakan bahwa acara tersebut diwajibkan untuk dihadiri oleh para siswanya yang memiliki waktu libur kerja karena untuk mendidik dan menyiapkan mental mereka untuk terjun menjadi marketon dan pengusaha, sebutan lain mereka kini ialah TKI Pemberdaya.

Mereka memiliki tugas untuk membuat laporan dan mewawancarai salah satu stand pameran yang mereka minati untuk membuka wawasan mereka di bidang bisnis makanan atau indusrri waralaba. Acara jalan-jalan yang disertai belajar sangatlah menyenangkan meskipun sangat melelahkan, selain untuk mencuci mata dan merefleksikan pikiran juga untuk mengasah sosialisasi pelajar dan membangun mental mereka untuk berinteraksi dalam lingkungan bisnis. Diharapkan kedepannya akan menjadikan pembelajaran dan menumbuh kembangkan pikiran mereka bagaimana cara memulai bisnis di kampung halaman mereka di Indonesia.

Sebuah ilmu yang sangat berharga yang akan menjadi bekal untuk masa depan . Kalaupun seorang TKI di Taiwan mampu meneruskan pendidikan dalam keterbatasan ruang dan waktu. Belajar sambil bekerja, meluangkan waktu liburnya untuk menghadiri acara dan event-event berkualitas di Taiwan untuk membangun dan mendidik sebagai tumpuan serta harapan harapan bahwa kita mampu dan sanggup berdiri sendiri dalam segala keterbatasan dan keterbatasan bukanlah halangan untuk berkreasi juga bukan rintangan untuk merealisasikan mimpi yang tertunda.
Di balik pameran yang diselenggarakan organisasi TAITRA, kesehatan pangan, kelompok usaha kecil dan industri bisnis waralaba, kami selaku pelajar CLC Bhakti Jaya Indonesia yang di kepalaku ole BapakBambang Nurfauzi memiliki harapan untuk membangun literatumembangun Indonesia di bidang Pendidikan dengan membantu mberi wadah dan ruang untuk menghimpun kami para TKI untuk belajar, membentuk, terbentuk. TKI Taiwan untuk pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *