Formosa adalah rumah keduaku

Anik Su / Formosa adalah rumah keduaku / tidak ada / tenaga kerja asing Taiwan adalah tempat tujuanku untuk mencari rejeki aku selalu membayangkan akan kesuksesanku sepulang dari Taiwan hahaha belum berangkat saja sudah berhayal pulang membawa kesuksesan. Akhirnya keinginanku untuk pergi ketaiwan terlaksana juga ditahun 2009 aku sampai ditaiwan, pertama tiba dibandara dibawa keagency sampai kerumah majikan … Continue reading “Formosa adalah rumah keduaku”

Anik Su / Formosa adalah rumah keduaku / tidak ada / tenaga kerja asing

Taiwan adalah tempat tujuanku untuk mencari rejeki aku selalu membayangkan akan kesuksesanku sepulang dari Taiwan hahaha belum berangkat saja sudah berhayal pulang membawa kesuksesan. Akhirnya keinginanku untuk pergi ketaiwan terlaksana juga ditahun 2009 aku sampai ditaiwan, pertama tiba dibandara dibawa keagency sampai kerumah majikan aku merasa asing bagaikan mengingjak planet baru yang dimana bahasa dan orang -orangnya sangat berbeda. Tapi tidak mengapa niatku datang ketaiwan kerja mencari uang jadi hari hariku aku hiasi dengan senyum semangat. Tapi terkadang senyumku hilang karena kurangnya bahasa yang aku kuasai job kerjaku menjaga seorang pasien lansia yang manja seperti anak kecil. Ketika dia menyuruhku dan aku tidak mengerti membuatnya menjadi jengkel dan disitu masalah mulai muncul yaitu bahasa, tapi majikanku dengan sabar mengajariku dengan gerak tangan dan menunjukan barang apa yang ditunjuk sambil bicara dan pelan pelan aku praktekkan. Dengan seiring waktu akhirnya aku sedikit bisa bicara mandarin dan mengerti artinya pasienku sekarang sudah tidak marah marah lagi.

Ada kejadian lucu tentang makanan yaitu ayam masak arak, ketika dirumah bosku ada pesta semua makanan ada tapi aku takut mau makan karena agamaku Islam aku tidak bolih makan daging babi atau pun arak. Saat itu mataku tertuju pada potongan sup ayam yang rasanya gurih manis enak sih seperti kolak tape saat itu musim dingin perut juga lapar, aku minum sopnya tiga mangkok. Tiba tiba badanku panas pipiku merah jalankku terasa melayang melihat orang itu seperti ada bayangan ditambah kepala pusing, kukira aku demam terus bosku tanya kamu kenapa aku pusing baru saja minum sop ayam. Terus bosku bilang kamu itu mabok sop itu masaknya pakai arak putih sambil menunjukan botol arak putih. Dalam hatiku OMG kalau bahasaku lancar mungkin aku berani untuk bertanya dulu… Hmmm intinya menguasai bahasa negara tujuan itu penting untuk komunikasi.

Terkadang rindu banget dengan kampung halaman disitu timbul rasa sedih, tapi majikanku tau kalau mukaku muram mereka bertanya kenapa lalu sedikit terlontar obrolan segar yang membutarkan lamunan tentang kampung halaman. Aku selalu senyum semangat dalam melaksanakan tugas kerjaku membuat mereka suka padaku. Akhirnya kontrak kerjaku sudah habis aku harus pulang kenegaraku, bosku mengucapkan terima kasih sudah membantu mereka menjaga orang tua mereka.

Ketika sampai diindonesia aku belum punya usaha yang bisa aku jadikan pekerjaan akhirnya balik lagi ketaiwan kontrak kedua beda majikan. Jobku juga menjaga lansia awalnya ya asing menjalani pekerjaan baru tapi karena aku percaya diri bisa melakukan pekerjaan yang aku jalani dengan baik membuat bosku percaya kepadaku untuk menjaga orang tua mereka. Tiga tahun sudah berlalu masa kontrakku sudah habis aku harus pulang kenegaraku lagi. Bosku pernah pesan padaku kalau kamu balik ketaiwan kamu mainlah kerumah ini anggap ini rumahmu ya.. Dengan senyum ramah aku jawab terima kasih bos …. Sebenarnya orang Taiwan itu baik dan menghargai kinerja kita, tapi kita sebagai pekerja harus inisiatif dalam melakukan tugas kita maka orang lain pun bisa segan kepada kita.

Dan ini kontrak yang ketiga aku kerja ditaiwan tidak satu majikan tapi beda majikan semua yang awal itu memerlukan proses kesabaran kini aku juga mendapatkan bos yang baik, mungkin yang jadi masalah adalah pasien yang rewel pokoknya sabar dalam menyikapi setiap masalah. Kesabaran memunculkan kelembutan dan kelembutan akan mengubah kekerasan.
Ya… Formosa bagiku rumah keduaku karena sejak menginjakkan kaki disini kujumpai penduduk sekitarku ramah ramah dan juga baik hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *