TANTRI SAKHINA / SEMANGAT NEGRI FORMOSA / DWI TANTRI / tenaga kerja asing
Setiap mendengar kata TKW banyak orang yang selalu memandang dengan sebalah mata.Tapi tidak bagi ku ,TKW itu luar biasa dari dulu hingga sekarang.
Kalau mau membahas kata TKW kopi satu cangkirpun bisa habis tak berbekas,karena keunikan dan liku-liku perjalanan TKW seiring deburan ombak di lautan lepas.
Nama ku Ningrum,umurku sudah bisa dikatakan berkepala tiga,saya sering mendengar cerita-cerita buruknya tingkah laku TKW di negri sebrang,benarkah itu dalam benak hati ku berkata apakah memang mereka seperti itu karena pergaulan dan adat istiadat yang berbeda,di luar negri terkesan bebas .
Dari cerita yang aku dengar jadi timbul keinginan yang kuat untuk membuktikan,benarkan sudah separh itu ,kalau benar betapa mirisnya nadib anak bangsa yang mengais rejeki di luar negri.Dan aku[un memutuskan untuk mewujudkan keinginan ku dan juga bisa dikatakan cita-ciat .
Mendengan cita-cita ingin menjadi seorang TKW pasti yang mendengar pada heran,”wah sudah gila itu orang masak cita-cita ko jadi TKW aneh”
Bagi ku itu tidak aneh dan juga tidak gila,karena semua cita-cita itu mulai lo.
Singkat cerita akupun terbang juga ke Negara Taiwan itu yang aku tujuh karena aku dengar Taiwan lebih ramah dan bersahabat,dan karena pengalamanku tidak begitu banyak tentang Negri luar ya aku pilih aja negara yang bersahabat dan ramah konon katanya.
Setelah melalui penggodokkan di kawah candradimuka maksud saya PJTKI kenapa aku namakan kawah candradimuka ..habis guru-gurunya serem apalagi pegawai kantornya wauu sadisnya luar biasa,kalau sudah bentak kita,mereka seperti lihat kita bukan manusia yang pantas disayangi dan dihargai…..heemmm dalam hati akupun berguman sendiri melihat perlakuan mereka dengan para calon TKW.”Awas ya,aku kelak habis dari Taiwan pasti bisa sejajar dengan kalian,”batin ku geram.
Keesokan harinya akupun terbang ke negara tujuan.
Selam lima jam aku duduk di burung besi gaga perkasa,jantung ku tank henti-hentinya berdekat dan bibirku selalu membaca doa yang tak ada henti-hentinya,maklum baru pertama saya naik pesawat dengan tujuan bekerja ikut orang yang belum aku kenal kehidupannya dan adat istiadat di negri yang konon katanya bebas dalam pergaulan.
Tangis ini tak terhenti kala aku di tampung disebuah penampungan yang begitu tak terawat ,sebelum diantar ke majikan masing-masing,tidur hanya beralas tikar itupun tanpa bantal,untung ada tas baju yang bisa menganti posisi bantal untuk tidur sementara.
Lengkapa sudah penderitaan awal perjalanan ku sebagai seorang TKW,tapi tak apa demi mewujudkan keinginan yang terpendam ..sambil tersenyum aku meratapi nasib,:begini ternyata jadi TKW susah dan sedih juga “.
Hari yang ditunggu sampai juga,aku diantara ke rumah majikan,dimana tempat aku harus jalani kehidupan yang panjang tanpa bertemu sana sanak keluarga selama tiga tahun lamanya..
Hari demi hari kulalu tanpa kegiatan di luar rumah dan akupun juga ngk pernah libur,hanya melihat dan mendengar cerita-cerita dari teman-teman di sekitar apartemen majikan.
Kata mereka kalau libur mereka banyak kegiatan,ada pengajian,duduk-duduk di aula Taipei dan sebagainya.Hati inipun menangis kenapa aku tidak bisa seperti mereka yang bisa libur dan mermain ketemu teman,ya mau gimana lagi emang sudah nasib,aku harus terima.
Wau…..selesai juga masa kontrak ku dan aku siap-siap untuk pulang bertemu keluarga yang tercinta di tanah air.
Yang mengagetkan ku sebelum aku pulang ternyata Boss angensi ku menawari aku kerja di PJTKI di Indonesia dimana aku waktu itu dibenta dan di godong sebelum ke Taiwan,tanpa pikir panjang aku terima tawaran itu.
Dalam hati kesombongan ku keluar..
“Ha…ha…. ha ..bisa juga aku jadi pegawai kantor PJTKI itu wah bisa tunjukkan nih ssama orang yang dulu bentak aku,bahwa TKW benak orang yang selalu direndahkan seenak dia mau.
Tak usah aku ceritakan kehidupan ku waktu aku di Indonesia karena selama satu tahun di Indonesia akupun berniat ke Taiwan lagi untuk jadi TKW dan rencana ke dua ini saya ingin bisa libur dan bisa bantu teman-teman yang bermasalah, karena permasalah TKW sangat banyak dan banyak juga yang kelewat tidak bisa terpantau.
Kedatanganku yang ke dua kalinya ini saya ditepamtkan di daerah Keelung dimana daerah itu sejuk dan indah dengan pemandangan lautnya.
Setelah mengenal Keelung beberapa bualan , wauuuuuu……ternyata ngeri juga, banyak pemandangan tanpa aku sengaja melihat ,banyak anak-anak bangsa yang bekerja sebagai Anak buah kapal atau yang terkenal ABK,pada suka mabok-mabokan dan sampai berantem.
Waktu itu aku sudah lupa kapan kejadiannya di depan 7 eleven mereka berkelahi bahkan ada yang bawa senjata tajam,tanpa pikir panjang akupun lari ketakutan.
Sampai dirumah akupun minum segelas air untuk menenangkan ketakutanku akan peristiwa yang aku lihat.
Setelah tenang akupun duduk terdiam sambil merenung kan kejadian itu.Dalam hati aku berkata,”kalau seperti itu saya harus bisa bantu mereka untuk beri wawasan agar ngk terulang lagi kejadian seperti itu,”tapi mungkinkah?
Lelah diri ini dan kurebahkan tubuhku diatas tempat tidur yang sederhana dan penuh buku-buku di samping ranjang sebagai teman tidurku,tanpa baca buku mata ini sulit untuk terpejam.
Tantri…….suara akong mengagetkan aku dari mimpi ,aku lekas-lekas berajak bangun dan lari ke kamar mandi .
Jampun menujukkan pukul 08.00 pagi waktunya aku berutinitas,tak terasa jam 1 siang waktu ku istirahat.
Tanpa pikir panjang akupun ijin keluar ke toko Indonesi dengan tujunan mencari Pimpinan Abk daerah Keelung yang kebetulan saya sdh dapat infor masih no ponsel dan nama dia,akupun tel dan janjian untuk ketemu dan saya urakaian tujuan ku ingin bertemu dia.
Hello…..mas Ato ya. dari sebrang iya menjawa iya saya ato, ini siapa ya? “aku Ningrum mas, saya ingin bertemu mas Ato karena saya ini buat suatu perubahan agar ABK tidak berkelahi anata teman sebangsa,
Diapun menjawab seperti ada tanda tanya,”emang mbak berani berjuang untuk perubahan ABK,”sepontan aku jawab “berani”dia pun berkata singkat tanda diakhriinya pembicaraan ponsel kami ‘ok”tunggu saya balik ke pelabuhan wanli,nanti saya hubungi mbak. setelah salam ponselpun di tutup ..
Wau, kelihatannya menakutkan sekali ini orang dari suaranyan,akupun berguman dalam hati “hem, sapa takut, setela itu akupun pulang kerumah dengan harapan secepatnya dia Ato maksud saya untuk segera hubungi saya dan atur startegi mulainya paguyuban untuk para ABK.
Waktu demi waktu berlalu yang ditungu-tunggupun nongol juga,kami ketemuan di toko indo dan kami bicarakan semua,walau sudah tahu ceritanya saya tetap tak gentar,tekat ku sudah bulat untuk masuk jadi bagian para Abk yang terkenal sebagai sosok laki-laki yang keras’kasar dan kadang juga ada yang sedikit arokgan.
Dari waktu kewaktu ku lalui akupun pergi dari pelabuhan satu ke pelabuhan yang lain untuk menyatukan mereka,dan memeberi wawasan agar mereka tidak berkelahi antar teman sebangsa.
Kebetulan juga aku diangkat ajadi SATGAS KDEI (satuan tugas Kantor Dagang Ekonomi Indonesia) untuk membantu teman-teman TKI yang bermasalah di di Taiwan daerah Keelung khususnya.Jadi sedikit bisa membantu mempermudah jalan saya menuju teman-teman ABK.
Ahkirnya perjuanganku yang panjang membuahkan hasil yang menyenangkan,semakin lama semaki membaik di Keelungpun sudah mulai berkulang perkelahian walau ngk mutlak dan Polis Keelungpun bilang ke saya sekarang Keelung sudah agak berubah jadi tenang tidak seperti dulu yang setiap musim libur abk selalu berkelahi,akupun tersenyum mendengar pembicaraan polisi.
Aku dan para ABK sydah akrap dan mereka memanggilku ku juga dengan sebutan khas anatara anak dan seorang ibu,panggilan ku “Bunda” itulah gelar yang diberikan mereka kepada ku,seneng juga kalau sudah mendengar sapaan itu.
Malampun tiba lama aku tidak pergi tengok anak-anak ABK,akupun berniat chat sama salah satu dari mereka, tidak di sangka malah ada chat yang sudah masuk.
Bunda….”kapan ke pelabuhan kami kangen lo sama crewetnya bunda,”isi chat fb yang dikirim ke aku.”
Dengan senyum kubalas chat itu sambil bercanda,”ngak ah..wong kalian kangen sama crewet bunda. Lo ko gitu bun…bukan gitu maksud saya ,kami kangen lama tidak lihat bunda,makan bersama dikapal dan nasehat bunda sambil marah-marah itu lo?hehehe…sambil tertawa dia mengahkiri tulisan chatnya. “Iya …iya besok bunda kesana “, janji saya kepada mereka dan sambil salam tanda mengahkiri chat itu.
Ke esokan harinya akupun tepati janji tuk berkunjung ke pelabuhan,taxi membawa ku ke arah tujuan yang aku tujuh,sampai disana ku lihat hidangan gorengan ikan layur yang jadi makanan favorit ku dan makanan lain siap di santap yang mengelitik perut ku.
Kamipun ramai-ramai menyantapnya tanpa ampun,sambil bercanda dan tertawa tak ketinggalan ada aja ABK yang kena semprot ku,karena aku lihat dia di toko Indonesia mabok,jewerpun menyertai gerakan tanganku.Tapi dasar anak-anak dijewerpun dia hanya meringis dan bilang ampun-ampun.Itulah yang membuat ku nyaman di tengah-tengah mereka semua.
Tak terasa malam merambat dan waktu ku pulang sudah berisyarat,akupun berpamitan untuk pulang dan tak lupa beri mereka pesan agar bisa jaga diri dan hati-hati dalam bekerja dan tetap jaga nama baik bangsa dan negara,dengan kelincahan gerangak tangan ku,yamg kemarin aku lihat mabok-mabokan kena jewer juga pertanda kalau saya ngk setuju denga cara mereka mabok.Dengan melambaikan tangan akupun meninggalkan mereka di redupnya malan di iringi deburan ombak laut pelabuhan wanli.
Karena aku sekarang tidak jaga ABK saja tapi juga harus jaga teman-teman baik dari sektor pabrik atau PLRT.
Lelah ini sangat menusuk tulang belulang, akupun merebahkan tubuhku dan menghela nafas panjang,matapun mulai meredup dan ingin terpejam,tapi dari atas meja yang tak jau dari tempat tidurku suara ponsel berbunyi,pertanda ada panggilan masuk,dalan hati berkata sudah selarut ini siapa ya yang telp/, tanpa pikir panjang lagi ku ambil juga ponsel itu dan ku terima panggilan masuk.
Hallo…”selamat malam ,apakan ini bunda Tantri? iya saya bunda Tantri, bisa saya bantu?
Tapi terasa suara itu sangat ketakutan dan sambil terdengan isakan tangis lirih.
Malam bunda ,bunda tolong,saya dalam kesulitanan ,majikan mau pukul saya bun tolong saya! iya iya kamu tenang ya kamu bicara yang jelas masalahnya biar bunda juga bisa kasih arahan ke kamu ?
Bun… saya sekarang lagi sembunyi di sembahyangan orang Taiwan karena saya mereasa nyawa saya terancam,majikan lempar saya dengan asbak untung tidak kena dan saya bisa melarikan diri, ini majikan mengikuti saya jadi saya ngk bisa keluar dari persembunyian.suara itu aku dengan tersendat-sendat karena menahan tangis,ok..ok sekarang gini ,kalau kamu sudah tidak melihat majikan ,kamu cepat lari ke kantor polisi untuk mencari perlindungan bisakan, ayo semangat bunda akan pandu kamu samapi ke kantor polisi via telp …semangat ya …kondisikan hp tetap aktif jangan terima telp dulu kecuali dari no ponsel bnda sampai di kantor polisi paham ? iya bun..
Setelah itu akupuntidak bisa tidur dan tetap harus pandangi ponselku yang ada di genggaman,aku tidak ingin terjadi apa-apa sama anak itu karena aku tidak menerima telpnya.
Waktu yang aku tiunggu sampai juga ,ponselku berdering dengan kecepatan yang super cepat ku terima panggilan itu, Hallo…”gimana ndok”karena saya sdh save no itu jadi mudah untuk mengenalinya,”bunda saya sudah sampai kantor polisi tapi saya tidak biasa bicara”, ya sudah berikan hp kamu ke pak polisi biar bunda berbicara.
Ternyata grogi campur khawatir juga aku sama ianak itu .jantung ku berdebar karena lihat nasib anak yang separoh baya yang harusnya masih mengecam bagaimana indahnya dunia remaja tapi dia sudah harus menjadi tulang punggung keluarga dan setelah disini dapat masalah lagi,air mata ku jatuh tak terbendung .
Aku mencoba bicara dengan Polisi Taiwan itu dan memohon untuk melindungi tkw itu untuk sementara dan selama agensi belum menjemput dia dan saya mohon dengan polisi aga jangan hubungi majikan sebelum agensi tkw itu datang,Alhamdulialh Polisi itu menyetujui.
Agensi aku hubungi untuk segera jemput TKW yang sekarang ada di kantor polisi,karena majikan melempar dengan asbak,Agensipun ok pertanga dia akan segera jemput TKW.
Selang beberapa jam kemudian ponselku berbunyi lagi dengan no yang tak ku kenal, dan aku terima Hello benar ini ibu Tantri/ iya saya sendir ada apa ya/,gini bu kami hanya mau menyampaika TKW yang di kantor polisi sudah bersama saya,.sebelu aku bilang iya akupun ajukan pertanyaan.,”anda siapa /agensi TKW itu ya/ iya bu ..ok kalau begitu ..maaf nama anada siapa dari agensi mana no hp anada berapa serta no telp kanttor agensi tolong sebutkan besok saya mau kroscek telp lagi? “iya bu ..setelah bla bla disebutkan semua akupun bisa tenang.
Karena agensi sudah menjemput TKW itu secara otomatis tugas ku malam ini selesai,tinggal besok pagi telp ulang ke agensi bagaimana untuk kelanjutan kasus semalam.
Mata kupun tak bisa bersahabat,lelahpun sudah mengoyak-ngoyak tubuhku karena memohon untuk segera berbaring,tak tahan juga diri ini menaha letih dan akupun terlelap juga dalam tidur malam ku.
Kehidupan kadang tak semudah dan seindah bayangan,tapi apapun itu kita tetap harus menjalani dengan penuh ke ihklasan.Dengan begitu kita akan bisa merasakan indahnya hidup dan nikmatnya pemberian Tuhan Yang Maha Esa kepada kita.
Pagipun cerah aku melangkah ringan dengan segala beban yang aku pikul setiap hari, suka ,duka semua aku lalui karena selain sebagai TKW aku juga harus melaksanakan amanah yang di berikan oleh KDEI sebagai Satagas.
Keelung, 2016 05 26