IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO

MYLA FARILLON GAHUM / IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO / Wala / dayuhang manggagawa IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO Nandiyan ka mahal,nandito naman ako. Kapwa pinaglayo ng tadhana at trabaho. Ayaw mo sana,lalo na ako. Nag usap,kapwa nagmuni-muni at plano’y nabuo. Mahal ko kahit tayo’y magkalayo. Magkabilang mundo man ang ating tungo. Tandaan lang na walang … Continue reading “IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO”

MYLA FARILLON GAHUM / IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO / Wala / dayuhang manggagawa

IKAW AT AKO SA MAGKABILANG MUNDO

Nandiyan ka mahal,nandito naman ako.
Kapwa pinaglayo ng tadhana at trabaho.
Ayaw mo sana,lalo na ako.
Nag usap,kapwa nagmuni-muni at plano’y nabuo.

Mahal ko kahit tayo’y magkalayo.
Magkabilang mundo man ang ating tungo.
Tandaan lang na walang magbabago.
Isiping nasa iisang langit pa rin tayo.

Tungo mo ay iba,Taiwan naman ako.
Binabalandra ko ang lugar ko sa Iyo.
Nakikinig ka,nakikitawa,nakikiisa.
Nagpapasalamat at dito ako napunta.

Pamumukadkad at ganda ng Taiwan.
Sa tuwina’y aking pinangangalandakan
Sa tuwing tayo’y magkaharap sa Line.
Sukli mo’y sa susunod tungo mo’y dito naman.

Pahinga ka na mahal,oras mo ay iba.
Sa pagtulog sana iyong isama.
Ang isipin lang ay ang masasaya.
Bukas,makalawa tayo dito ay magkasama.
Salamat sayo Taiwan.Salamat,Salamat.
Sa mga oportunidad at sa aki’y pagtanggap.
Asahang respeto ko ay laging tataas.
Ibabalik sayo ang dapat at sapat.

Sekawan st 366 F 1

Firis Salsabilla / Sekawan st 366 F 1 / Teman satu kuliah / tenaga kerja asing Sekawan st 366 F 1 Rasanya aku baru kemarin berada di sini, tapi kenapa waktu berlalu begitu cepat berlalu. Seorang Iris yang dulu pergi ke Taiwan demi pelarian konyol kini malah bersedih ketika mengetahui hari kepulangan nya ke tanah air. Aku benar-benar … Continue reading “Sekawan st 366 F 1”

Firis Salsabilla / Sekawan st 366 F 1 / Teman satu kuliah / tenaga kerja asing

Sekawan st 366 F 1
Rasanya aku baru kemarin berada di sini, tapi kenapa waktu berlalu begitu cepat berlalu. Seorang Iris yang dulu pergi ke Taiwan demi pelarian konyol kini malah bersedih ketika mengetahui hari kepulangan nya ke tanah air. Aku benar-benar sudah merindukan bumi pertiwi, Indonesia. Di sana lah ku rasa senang. Benar ada nya, walaupun negeri tetangga lebih mashur dan permai tetapi tetapi kampung dan rumahku lah ku rasa senang*. Seketika ingatan ku mengimbas kembali di saat pertama kalinya aku menginjakan kakiku di sini, Taiwan.
Jonghe, November 2013
Selamat siang dan selamat datang di San Non. Nama kamu siapa? Seseorang menyapa ku yang tengah bingung apa yang akan aku lakukan di sini nantinya. Dia begitu ramah dan sangat bersahabat, Miss Sharon namanya. Itu adalah seseorang yang mengajak ku berbicara untuk pertama kalinya aku datang ke sini, Taiwan. Nama ku Iris Aryani. Tetapi Miss Sharon memanggil ku Yani, nama belakang ku jadi setiap orang yang berada di pabrik itu selalu memanggil nama belakang ku. Aku adalah seorang yang beruntung, bagaimana tidak? Bos ku sangat menyayangi ku terbukti ketika mereka untuk pertama kalinya menanyakan berapa umur ku, setelah mereka tahu umur ku mereka meminta agensi ku untuk memperkerjakan satu orang lagi karyawan yang berasal dari Indonesia. Yah, aku memang awalnya sendiri di sini tapi tidak lagi setelah kedatangan teman ku Kimi namanya.
Jonghe, Desember 2013
Kimi adalah teman ku satu – satunya bekerja di sini. Setiap pagi aku dan dia akan bergantian mengayuh sepeda untuk berangkat demi mengejar impian. Aku bekerja sebagai operator QC*. Aku dan Kimi layaknya seorang kakak beradik, yang masih sangat terlalu kecil untuk bekerja di negri orang. Walaupun aku terlihat kecil tetapi aku mempunyai semangat yang berapi, demi cita-cita ku aku rela walaupun harus bekerja di negeri sebrang. Aku rela melepaskan keinginan ku demi untuk tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat perkuliahan. Jauh di sudut hati aku akan terus berjuang walaupun harus ku telan pahit nya kehidupan. “ Yani, apakah kamu mau aku belikan Man tao? Itu adalah salah satu kebaikan bos ku. Setiap akhir pekan dia akan menanyakan ku apa yang ingin aku makan, dengan malu – malu aku dan Kimi saling menganggukan kepala ketika bos ku akan memberikan sesuatu. Aku tahu itu sangat tidak sopan berbicara dengan bahasa tubuh tapi aku masih belum terbiasa berbicara mandarin.
Tamsui, Juli 2014
“ Yani, nanti siang kamu ikut saya ke pabrik Silitech untuk mengecek barang yang rusak. Itu perintah dari sang kepala pabrik kala itu. Walaupun aku belum lancar berbicara bahasa mandarin tetapi aku terkadang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa keseharian ku. Tidak biasanya beliau mengajak ku pergi ke lain pabrik. Dia mengatakan bahwa jangan heran kalau tiba-tiba aku di suruh mengikuti beliau untuk melihat permasalahan barang yang di produksi oleh pabrik ku.
Jonghe, Desember 2014
Tiba-tiba saja bos ku memberikan sesuatu di amplop merah, setelah aku buka ternyata di dalamnya uang. Puji syukur tuhan, bos ku adalah orang yang sangat dermawan. Dia sangat baik dan orang yang sangat toleran. Dia mengetahui bahwa aku seorang muslim, dia mengizinkan ku memakai jilbab, membolehkan ku beribadah di pabrik ketika memasuki waktu sholat, bahkan ketika akan membeli kan sesuatu dia akan lebih dulu mengimbau kepada bendahara bahwa aku tidak boleh memakan babi, terkadang dia juga akan melihat bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.
Jonghe, Agustus 2015
“ Yani, nanti tolong kamu yang mengajarkan barang – barang yang rusak yang tidak boleh di kirim dan barang yang bisa di kirim. Sekarang aku mempunyai seorang teman lagi, dia orang Vietnam tapi dia sudah menjadi penduduk sini, namanya Phuong Vi. Aku biasa memanggil dia vi, dia juga sangat baik kepada ku dan Kimi. Dia yang mengajarkan ku berbicara bahasa mandarin, dia sangat pintar berbicara bahasa inggris jadi aku bisa berkomunikasi dengan nya. Setiap hari aku bekerja dengan harapan yang tak pernah padam. Aku sangat terbantu dengan adanya vi bekerja satu grup dengan ku, menjadi seorang QC.
Jonghe, Desember 2015
“ San Non sangat puas dengan kinerja aku dan Kimi, sehingga pada akhirnya bos ku menambahkan satu karyawan lagi dari Indonesia, namanya Anita Pauru. Dia bukan bekerja sebagai qc seperti ku tapi menjadi operator produksi, setiap hari dia akan mendengar dentuman mesin, tidak ayal dia begitu kuat dan bersemangat dalam bekerja sehingga dia merupakan tangan untuk urusan cetak mencetak.
Jonghe, Januari 2016
Ternyata pabrik ku semakin hari semakin mengalami peningkatan yang cukup drastis, pabrik ku sedang kekurangan karyawan. Maka di putuskan dia akan mengambil satu orang karyawan lagi berasal dari Indonesia, Reni namanya. Dia bekerja sama seperti mbak Anita, sama-sama menjadi operator produksi. Di sini lah awal berwarna nya hidup ku. Aku semakin kerasan bekerja di sini. Terlepas dari bos ku yang sangat menyayangi ku, aku semakin menikmati pekerjaan ku sebagai seorang QC. Maka, aku memutuskan untuk memperpanjang kontrak ku. San Non dunia ku, tempat ku bermetamorfosis. Tempat ku mencari rezeki demi cita-cita ku. Sekawan San Non yang menghidupkan ku. Aku, Kimi, Anita dan Reni.

Setangkai tak rasa

Susiyanti / Setangkai tak rasa / tidak ada / tenaga kerja asing Setangkai Tak Rasa (Boneka-boneka Hidup) Mereka telah berubah; mereka sudah tak membutuhkanku …” Mama menjatuhkan tongkat, lalu perlahan-lahan melangkahkan kakinya ke sofa. Dia melihat dua anaknya beserta menantunya sedang asik menonton televisi. Mark melihat Mama dan mendengus. “Sudah ku katakan, lebih baik kita harus mencari orang … Continue reading “Setangkai tak rasa”

Susiyanti / Setangkai tak rasa / tidak ada / tenaga kerja asing
Setangkai Tak Rasa
(Boneka-boneka Hidup)
Mereka telah berubah; mereka sudah tak membutuhkanku …”

Mama menjatuhkan tongkat, lalu perlahan-lahan melangkahkan kakinya ke sofa. Dia melihat dua anaknya beserta menantunya sedang asik menonton televisi.
Mark melihat Mama dan mendengus.
“Sudah ku katakan, lebih baik kita harus mencari orang untuk menjaga Mama.” Ujar Peter.
“Itu betul.”
“Lagi pula dengan begitu lebih mudah dan tidak merepotkan kita.”
“Tentu saja.”

Mama menatap anaknya sangat lama, perhatian yang lambat laun berubah menjadi ketidak pedulian.

Kenapa? Kenapa tak kalian saja yang menjaga Mama?
“Kita semua sibuk, tidak mungkin harus menjaga Mama selama 24 jam.”
Tapi Mama masih bisa melakukan rutinitas sendiri. Kalian tak perlu khawatir Mama tidak akan merepotkan kalian.
“Tidak mungkin.”
Jadi, apa gunanya menjadi anak jika kalian tak mau menjaga Mama?
“Tidak seperti itu.”
Lalu apalagi?
“Mungkin seperti ini, aku memilih orang lain untuk menjaga Mama bukan berarti kami dengan sengaja mengasingkan Mama.”
“Lagipula dengan adanya orang yang bisa menjaga Mama 24 jam, kami tidak akan dihantui rasa khawatir” Ujar Peter.
Begitu ya?
Mata Mama mulai berkaca-kaca.

Untuk beberapa saat ruangan terasa senyap sekali, hanya terdengar celotehan acara sajian televisi yang begitu monoton.

Apa kalian tidak bisa memikirkan lebih panjang lagi?
“Tidak Ma, besok kami akan mengurus orang yang akan menjaga Mama nanti.”
Tapi, Mama tidak mau!
“Sudahlah Ma, turuti saja mau kami.”
Tapi, hmmm ….
Kemudian Mama tidak bisa berkata-kata lagi, bibirnya seakan terasa berat untuk berucap. Dunia seakan sedang mengutuknya, perasaan terabaikan, ketidakpedulian tertampak sudah diraut wajah anak-anaknya. Mama mulai mencoba untuk menepiskan dukanya, mendengar hal itu seperti tamparan keras mengenai wajahnya.

Mama tak tahu apa yang kalian pikirkan, tapi itu tidak akan membuat keadaan menjadi lebih baik.
“Mama harus mencoba pendapat kami.”
Mama tidak bisa, Nak.
“Mama itu cerewet!” geram Peter.
“Tak ada yang sebaik dari pendapat kami.” Mark berkata, dan memandang Mama.
“Kedengarannya mengerikan.”

Dua puluh menit kemudian, Mama menghirup napas dalam-dalam. Ia mulai menyadari bagaimana tangan-tangan alam yang telah membentuk alur kehidupannya, bagaimana dia akan bisa menikmati setiap jengkal waktu menghiasi harinya?, betapa sangat tampak suram masa depannya.

“Mama, ini terakhir kalinya kami datang kesini. Besok kami pindah.”
Kenapa pindah?
“Ada urusan.”
Dimana?
“Amerika.”
Untuk apa?
“Bekerja disana.”
Peter berpikir kembali selama beberapa detik dan segera saja teringat akan janjinya.
“Aku harus pergi, Ma. Soalnya banyak hal yang perlu diurus.”
Kenapa kalian mengorbankan masa tua Mama hanya untuk pekerjaan kalian?
Mark memandang Mama, ia merasa tertuduh dan disudutkan. Emosi semakin menguasainya.
Dulu Mama meninggalkan karier hanya ingin mengurus kalian, dan sekarang nyatanya kalian lebih mencintai pekerjaan kalian. Beberapa orang terlahir sebagai Ibu yang baik, seperti lebah yang hendak menghisap setangkai sari bunga tanpa rasa.

Peter dan Mark menertawai hal itu,
**
Karena itu, pintu sempit telah membawa Mama tepat keruangan penuh boneka-boneka yang dipapah, disuapin, dimandikan dan masing-masing diterangi cahaya usang dari sudut bola matanya. Dan begitu juga setelah itu, Mama berteman dengan imajinasinya. Tak ada solusi, dan bagian lain dari dirinya telah merayap pergi sampai menemukan lubang untuk menunggu mereka yang telah mengasingkannya.
Mama mulai membuka jendela dan menatap sekeliling rimbunan pohon yang mendayu-dayu dengan tatapan kosong seketika bergumam;
“Aku sudah berada dijalan yang mereka inginkan, dirumah ini, tentang boneka-boneka hidup yang terus mengangguk-angguk.”
…..

Ombak Rasa di Formosa

Neni Triana / Ombak Rasa di Formosa / Tidak ada / tenaga kerja asing Apalagi yang membuat hati berdesir selain pertemuan yang tidak disengaja dan tumbuh butir demi butir rasa,lalu terhentak sesak pengap karena harus berpisah tiba tiba. *** Halo Assalamualaikum,Ku angkat hp ku “ini lho mah orang nya”Terdengar suara diseberang sana “Kenapa mz?ku tanya meski salam aku … Continue reading “Ombak Rasa di Formosa”

Neni Triana / Ombak Rasa di Formosa / Tidak ada / tenaga kerja asing

Apalagi yang membuat hati berdesir selain pertemuan yang tidak disengaja dan tumbuh butir demi butir rasa,lalu terhentak sesak pengap karena harus berpisah tiba tiba.
***
Halo Assalamualaikum,Ku angkat hp ku
“ini lho mah orang nya”Terdengar suara diseberang sana
“Kenapa mz?ku tanya meski salam aku pun tak dijawabnya.
“kamu kenapa menggangguku” jawabnya
“maksudmu apa mz”kembali kutanya,namun bukan jawaban yang kudengar melainkan obrolan yang seperti pertengkaran antara dia dan suara seorang wanita.ku matikan teleponnya tanpa pamit.
Perlahan ku baringkan badanku,apa yang kudengar beberapa hari yang lalu masih terngiang,terasa menusuk nusuk hatiku,ada sesak terasa didadaku.penyesalan selalu datang belakangan bahkan tak peduli dengan keadaan,8bulan sudah aku menjalin hubungan dengannya,jujur saja aku memang sangat mencintainya,pertemuan pertama yang tak disengaja saat kita sama sama melaksanakan shalat idulfitri disalah satu mesjid di daerah chungli,telah membuat kita dekat,app sosmed yang sedang marak membuat kita dengan mudah saling mengenal satu sama lain,hingga akhrnya komunikasipun terjalin setiap hari,dari situ bermula,Cinta itu memang buta kebohongan kebohongan dan kejadian buruk yang telah banyak didengar disomed tak membuat ku lantas takut dibohongi.siapa yang dengan mudah bisa menolak hati jika perasaan itu sudah mendahului muncul.singkat cerita aku pun menjadi orang yang sangat bahagya,ijin libur dijadikan kesempatan bertemu dengannya,hari hariku menjaga dan merawat kakek terasa ringan.majikan yang baik kakek yang sabar ditambah seorang kekasih yang mencintaiku tentu saja membuat aku semakin kerasan bekerja diformosa ini.
Waktu memang selalu merubah keadaan,Siapa yang tau akan ,tidak ada yang tau bahwa kita akan benar benar menyesal dan terluka,jika saja kita tau pasti saja cerita cerita itu akan kita buat pelajaran.
Dia yang tak kalah mencintaiku juga ternyata bukan seorang singel yang tak punya seorang kekasih seperti pengakuan nya pertama kali saat mengutarakan hatinya padaku,kalau sudah begini tentu saja aku sendiri yang salah yang ceroboh yang dengan mudah jatuh cinta dan kini aku sendiri yang terluka.dengan jujur aku tidak menyalahkannya jika itu adalah satu senjata agar aku menerimacintanya.
“kau wanita jalang,wanita yang tidak laku,percuma saja kau berkerudung kalau kelakuanmu menggoda dan merebut pacar orang”satu sms dari seorang wanita yang sama sekali namanya pun tidak ku tahu benar benar membuat hatiku sakit,membuat kepalaku panas,membuatku benar benar membenci laki laki itu,memang benar aku yang ceroboh tapi siapa yang menduga kalau dia juga berbohong bukankah ini sungguh tak adil fikirku aku yang tertipu aku pula yang kena marah.
“maafkan mz nna” satu sms menyusul setelahnya
“maaf?maaf untuk apa mz”ku blz msnya
“untuk semuanya nna,mz benar benar minta maaf”
“aku tidak menyalahkan kebohonganmu mz,kebohongan yang sama sekali tak disangka,8bulan ini aku sungguh tak pernah berfikir bahwa aku telah dirimu bohongi,tapi yang paling tak disangka dirimu tidak sedikitpun punya hati,perasaanmu slama ini sungguh dusta!hak mu untuk memilih diantara kami,tapi bukankah ini tidak adil jika dirimu dengan sengaja memberikan no hpku kepadanya sehingga dia dengan bebas melontarkan kata kata kotornya lupa kalau aku juga telah dibohongi dirimu, setelah pertama ditelepon itu saat dirimu dengan tidak punya hati memperkenalkan aku seperti itu”omelan panjang pun ku luapkan kepadanya dan itu menjadi akhir dari hubungan aku dengannya.
Tidak mudah memang melupakan rasa sakit disaat kesedihan datang bersamaan,saat kakek sedang kritis,kesehatannya yang semakin turun saat bersamaan juga aku harus melupakannya,melupakan kebahagyaan yang baru beberapa pekan menjadi satu penyemangat kerja jauh dari keluarga.
***
Hujan diluar malam ini semakin deras,suara mesin disebelahku sesekali mengagetkanku,membuat aku tidak bisa tidur,kupandangi ranjang kakek disebelah ku,ranjang yang berbeda dari biasanya.ya kini kakek tertidur pulas dalam kulkas dingin yang teramat dingin,sudah sebulan lebih kakek pergi.2 tahun sudah aku merawat kakek,kakek yang baik,seorang yang tak berdaya yang setiap harinya terbaring ditempat tidur karena kondisi kesehatan yang semakin melemah,sesak nafas kakek membuat masa tuanya selama 2tahun ini harus menderita.kini kakek telah pergi untukselamanya.pada saat beberapa hari kakek meninggal pada saat itupun hubungan aku harus berakhir dengannya,menambah setiap kesedihan itu terasa berat.
“kamu belum pindah majikan ya?masih menunggu mayat?kalau aku jadi kamu aku sudah telepon ejen minta pindah mau maunya nungguin mayat,sendirian lagi,kamu sangat berani ikhh”satu kalimat dilontarkan temanku saat aku menelponnya.
Kebaikan majikan dan kakek membuatku segan melakukan apa yang temanku sarankan.jujur saja saat malam pertama sampai 4hari kakek meninggal aku merasa aneh sedikit takut dan tak bisa tidur,bayangkan selama 2bulan menunggu hari terakhir kakek disembahyangkan aku harus menemani mayat kakek seperti biasa tidur bersebelahan dengan kulkas mayat,adat,kepercayaan dan kebiasaan yang berbeda,seorang yang meninggal mayatnya beberapa hari harus disimpan terlebih dahulu menunggu tanggal dan hari baik untuk dikebumikan.kesibukan majikanku karena pagi harus pergi bekerja membuat dia tak bisa menemani aku dan kakek,begitu juga 2anak nya yang tinggl serumah dengn kami,anak kakek 4orang 3diantaranya cewek,2ditaipe dan 1 dikaohsiung,anak pertama datang hanya sesekali saja,anak kedua dikarenakan mertua dia meninggal sang ayahpun tak bisa dia lihatnya,kepercayaan yang benar benar membuat kakek seakan tidak punya anak,seorang anak wanita bahkan setelah menikah sang mertua lebih dipentingkannya,adat mereka yang tidak memperbolehkan untuk sekedar menjenguk mayat kakek juga.hanya anak terakhir kakek yang serumah denganku seorang duda yang juga sibuk dengan kerjaannya,bukankah kakek begitu menyedihkan fikirku.
“maafkan aku anna uang tour sudah masuk kalau aku tidak pergi sayang,aku titip kakek padamu,Kamu pasti tidak takut,ada kakek disini dia pasti menjaga kamu dan mendoakan kamu agar nanti dapat majikan yang baik”kata sance anak ketiga kakek sambil menangis memelukku.sebelum dia pergi,uang tour yang dia keluarkan sebelum kakek meninggal membuat nya dengan berat hati harus pergi selama 10hari.Aku pun menganguk dalam hati aku bergumam,justru yang kutakutkan kakek sekarang dia berbeda,seumur hidupku aku belum pernah menyaksikan seorang yang mau meninggalpun kini bahkan aku harus menunggu mayat kakek sendirian dan 2 bulan bukan waktu yang sebentar lagi.namun kebaikan majikan dan pengertian kakek membuat aku kasian meski dengan terpaksa walaupun majikan yang baru telah menyuruhku cepat cepat datang.
Hari demi hari akhirnya akupun terbiasa menjaga mayat kakek,sesekali kutengoki kakek ku pandangi wajahnya kini bukan rasa takut yang kurasa tapi rasa kasian kulkas mayat yang dingin membuat wajah kakek semakin pucat.ahh melihat semua ini sungguh kebiasaan mereka terlalu asing bagiku.
Dreddd…satu sms masuk dihpku,mengagetku yang sedang memandangi kulkas mayat kakek.
“nonk kamu lagi apa?belum pindah majikan kan?udah move on belum kamu hahaa,jangn kamu pikirin dia terus masih banyak cowok yang bener.oh ya nonk aku pindah majikan,majikan aku sekarang pelit banget rese banget jadi aku malas kerja didia”sms dari salah satu sahabat terdekatku tina
“lah terus kamu dimana sekarang ?tanyaku!”
“aku dirumah kakek yang dulu nonk yang meninggal,soalnya tinggal diejen juga harus bayar makan perhari,nunggu punya majikan lagi”
“bukannya sama saja tinggal disitu juga harus makan,rumah kakekmu dulu kan kosong sekarang?jangan jangan kamu bohong,kulihat foto2 di sosmed fb mu,itu seperti nya kamu sekarang tengah malam keluyuran gitu?”
“iya kan aku belum dapat majikan lagi nonk,kadang tinggal diejen juga,ya bisa keluar ijin,pinjamin duit 2000nt nonk,kalau tidak ada 1000 nt juga tidak apa apa,buat makan sehari hari nonk please tolongin,aku butuh banget,sorry saat kamu lagi sedih aku malah pinjam duit”
“Udah biasa keles gak usah minta maaf,aku juga gak ada duit,harus pindah majikan lagi belum tahu bagaimana nanti disana,kalau 1000 ini ada tapi kamu kesini saja ambil”
“aku kesana kan harus pakai ongkos,gak ada uang sepeserpun,please nonk kirimin kalau punya sama indomie”
Melihat smsnya seperti itu,aku sedih banget benarkah untuk makan saja dia tidak ada,sedangkan aku dan dia sungguh sangat dekat bahkan dengan mamahnya pun aku sering berkomunikasi dan tidak jarang mamahnya selau menitipkan dia padaku.dia memang 2tahun lebih kecil dariku,aku dan dia pertama kali ketemu dipt saat pertama kali kita ketaiwan,ini untuk kedua kalinya kita bekerja ditaiwan,kita memang jarang bertemu karena dia memang tidak ada libur,namun komunikasi tidak pernah telat,apalgi sekarang setelah adanya sosmed,kenangan pertama dipt membuat kita seperti saudara sendiri,aku yang seperti seorang kakak kepada adiknya yang tak pernah telat membangunkannya dan menyuruh dia shalat,membuat dia sangat sayang juga padaku.dia yang dengan sayang menjaga aku saat aku sakit,tidak seharipun kita berpisah kemana mana selalu bersama,saat kedua kalinya kita berangkat ke pt aku lebih dulu pergi dan dia menyusul kembali.
“ya udah liat besok,kalau ada waktu aku kirim”
“makasih ya nonk,maafin aku disaat kakek kamu meninggal aku malah ngerepotin kamu,miss u”.
“iya kamu jaga diri baik baik diluaran sana,itu siapa lagi yang sering bersama kamu difoto,kaya cowok pacar kamu ya?mesra banget gitu,majikan belum dapat malah pacaran buat beli indomie aja kagak punya Huhh”
“hahha itu cewek ko bukan cowok nonk,teman aku dipt kemarin waktu kesini”
“lah itu kaya cowok banget,bahkan teman kita yang dipt dulu sampai nanya ke aku katanya pacar kamu itu cewek ya?”
“tenang aja nonk aku masih normal ko,”
“ya syukur lah harus tetap normal,kamu harus pilih pilih lah pergaulan disini tau kan bagaimana jangan sampai kaya aku juga,kita harus ingat mimpi kita,pokoknya kita harus jaga diri kita sendiri baik baik”
“ya nonk makasih,kamu juga jaga diri baik baik,lupakan dia,Tuhan masih sayang kamu sebelum terlambat kamu sudah tahu siapa dia”sms terakhrnya malam itu.
Hari ini tepat 2bulan kakek pergi,hari ini akan dikebumikan.selamat jalan kek agama dan kepercayaan kita memang berbeda tapi dirimu dimataku adalah seorang majikan yang baik yang pengertian seorang pasien yang sabar. ,semoga segala perbuatan baikmu diterimaNYa.doa dalam isak tangisku dihari terakhir kakek,hari terakhir aku menjaga kakek.
***
“Anna mau kah namamu kucantumkan dalam kartu keluarga”kata majikanku disaat malm terakhr aku dirumah kakek sebelum aku pindah majikan karena kontrakku memang masih 9bulan menuju 3th,dan Alhamdullilah aku sudah mendapat majikan yg jaraknya pun tidak jauh dari tempat ini.Sontak saja semua yang disitu tertawa,ada anak ketiga kakek dan 3 orang anak majikan aku.
“anna majikanmu bilang sebenarnya,kalau kamu mau tidak usah pindah majikan,kamu bisa menikah dengan adikku ”timpal anak ketiga kakek
“iya benar ayi kamu bisa menikah dengan papa”jawab anak majikanku yang cewek.Merah wajahku seketika,aku hanya tersenyum tidak menjawab perkataan mereka
“Anna mau tidak aku benar2 serius kamu bahkan bisa bawa mamah kamu kesini,kembali majikanku berkata
“kalau tidak mau kamu bisa kasih mamahmu uang perbulan” ujar sance(ank ketiga kakek)
“Ah jangan bercanda kataku sambil tertawa”
“Iya anna kamu mau tidak anak nya yang laki2 ikutan bicara.dengan mudah ku jawab aku dan kalian tidak akan sama agama ku bahkan tidak menyukainya ujarku dan aku tidak bisa melakukan ibadah dan kebiasaan kalian tentang agama.asal saja aku menjawabnya meski memang benar.
“kamu jangn khawatir majikanmu yang mengerjakan semuanya kamu tidak usah ikutan sembahyang”kata sance kembali atau kalau tidak mau kamu mau aku angkat sebagai anakku aku tidak punya anak cewek nanti suamiku bisa cariin kamu kerjaan di pabrik tapi kamu jangan kembali pulang Indonesia”
Aku pun tersenyum dan berkata,terimakasih semuanya saat ini aku hanya akan menyeleaaikan kontrak kerjaku.
“Ah anna padahal kami suka sekali dan tidak mau berpisah dengan kamu,terimakasih sudah menjaga kakek selama ini,jangan sungkan sungkan sering datang kesini kalau ada apa apa nanti dimajikanmu yang baru kamu pulang kesini dari sana kamu juga tau jaraknya tidak jauh kata sance sambil terisak nangis membuat semua orang yang tertawa tawa dengan candaan barusan serentak diam.
***
Angin sepoi sepoi menerpa wajahku,kupandangi jalanan didepan tidak jauh di depan sana sungai kecil mengalir,jembatan besar yang mempunyai sejarah ditaiwan terlihat tidak jauh dari tempatku berdiri..ah tempat ini sepertinya tidak asing fikirku.
Kupandangi kursi didepanku kursi panjang dibawah pohon besar ..tangga ke bawah menuju sungai kecil didepan menambah cantik pemandangan saat dikursi itu,kukunci kursi roda kakek lalu kududuk dikursi itu,,ah dunia ini kecil fikirku dulu aku dengan nya menyusuri jalanan ini bahkan dikursi ini pun kita berdua sempat menikmati pemandangan yang klasik ini,air sungai dan rumput ilalang dan hujan gerimis itu.Dan sekarang aku berada disini bahkan tempatku sekarang disekitar sini,ya majikan baru ku disini aku sekarang menjaga seorang kakek yang lumpuh sebelah,pagi membawanya terapi dan sorenya membawa dia jalan jalan.
“kek..apakah dulu kamu sering kesini?”tanyaku pada kakek mencoba akrab
“iya,dulu aku sering ambil rumput disini untuk makanan rusa”jawab kakek
MUNGKIN KAU SEKARANG MASIH BERBAHAGYA,DENGAN DIRINYA DENGAN CINTANYA..tiba tiba hpku berbunyi lagu fredy kesukaan ku pakai sebagai nada dering (panggilan masuk).kumatikan hpku seperti nya aku lebih senang menikmati pemandangan ini.Dreddd tiba tiba sms masuk“lagi apa nonk?lu marah ya?”satu sms dari sahabat ku tina
“lagi bawa kakek sanpu”jawabku
“nonk pinjamin pulsa internet ifu aku gak bisa keluar nanti ku ganti secepatnya”
“huhhh aku baru saja pindah majikan,uang waktu itu juga kamu gak dibayar bayar hihihi udah pulsanya juga yang kemarin aku juga lagi butuh”
“Oh iya ya nonk duitnya aku belum ada,aku pusing masih banyak hutang bank dirumah,belum lagi harus kirim buat makan mamih sehari hari”
“eh itu difoto teman teman satu pt kemarin ya?kamu kabur ya?itu kayanya bebas banget main main dikosan tengah malam gitu,parah kamu mah,itu yang kaya cowok lagi udah kaya pacar aja difoto sama kamu”
“iya nonk sebenarnya aku kabur,cape banget kerja sama majikan baru rewelnya minta ampun,tapi please nonk jangan sampai mamih aku tau ya,kamu jangan bilang ke dia ya nonk”
“lahh kamu bener bener ya kalau aku gak nanya terus kamu kayanya gak bakalan bilang,ngapain juga pinjam duit 1000,2000 udah gitu bentar bentar pulsanya bukannya pekerja ilegal gaji gede harusnya aku yang pinjam kamu”
“aku kan baru nonk,belum dapat kerja,untuk makan sehari hari saja dari mereka”
“jadi mereka itu semua kaburan ya,kamu diajak mereka gitu ya?parah kamu mah,emang enak ya jadi pekerja ilegal?”
“gak nonk aku sendiri yang niat,udah gak dikasih libur,udah rewel,kerjaan cape,ya enak sih daripada resmi punya majikan gila kaya aku kemarin”
“kamu udah lama kabur kan?ngapain pinjam pinjam duit ke aku waktu aku belum pindah majikan sebenarnya kamu udah kabur,huhhh udah pinjam duit,dibohongin lagi,kamu hati hati diluar sana ini negara orang masa kamu gak sayang diri sendiri apalagi liat foto kamu sama cewek yang kaya cowok itu,jangan terlalu dekat”
***
Hari ini tepat 1bulan aku menjaga kakek Li.malam ini hujan diluar lumayan deras,udara sedikit dingin kuambil selimut dibawah kakiku,kulihat kakek sudah tidur,kakek Li ini memang sangat malas kalau dibawa olahraga tapi kalau soal tidur dia cepat dan sangat suka.Kucoba buka app line,ku cari nama tina seperti nya aku belum ngantuk
“lagi apa?kemana kamu?aku butuh pulsa mau telepon mamah”ku pm(privat messenger)dia niat mau ngobrol kumulai dengan meminta pulsa yang dia pinjam.
“maaf tina nya lagi pake line ini,tenang nanti kalau sudah ada duit gw bayarin hutang dia semua”satu balasan dari akunnya yang memberikan satu kontak line ke aku,kulihat dan ku add kontak yang dia kasih,fotoprofilnya seperti temannya yang berpenampilan cowok,kucoba telepon ke no hpnya sama saja yang menjawab ternyata orang itu.
“sudah kubilang dia gak pake hp ini,kamu jangan ganggu dia nanti juga hutangnya dibayar”kata suara yang menjawab teleponku,sambil mematikan teleponnya
“lah memangnya aku tau hp nya dipake kamu”gumamku dalam hati dengan cepat ku pm kontak linenya langsung
“wah kamu benaran pacaran sama dia ya,sampai tukaran hp juga,parah banget,malah marah aku telepon no mu,emang aku tau dia yang pake,kamu benar benar sudah lupa diri,bahkan pinjam uang pinjam pulsa ke aku juga tidak pernah cerita apa apa.tin aku benaran sayang sama kamu,sepertinya melihat fotomu saja sama dia sangat aneh,gak ada cowok lagi apa ditaiwan sini?dan mungkin lebih baik aku yang tertipu sama cowok daripada punya pacar seperti kamu”panjang lebar aku omelin dia,uang dan pulsa yang dia pinjam kujadikan alat untuk mengomelinya.
“maafin aku nonk,aku tidak ada jalan lain selain berpura pura suka dia,dia yang memberiku tempat tinggal gratis,memberiku makan sebelum aku dapat kerjaan,dia benar benar baik nonk,tapi percayalah aku masih normal nonk,mamih juga sering komunikasi dengannya tapi mamih tidak tau tentang ini,kamu jang telepon dulu ke no itu dia cemburu sama kamu,aku tidak boleh dekat dekat sama kamu”balasan pm dari tina
“hahaha cemburu?yang benar saja dia cemburu padaku terus kamu masih normal?lalu kamu tidur bareng apa apa bareng dengan dia?sedangkan dia menganggapmu sebagai pacarnya,alasanmu berpura pura karena makan karena dia baik lalu kamu bohong juga padaku,pada mamih mu?bahkan menjadi pekerja ilegal mamihmu juga tidak tau terus kedepannya bagaimana,aku memang tidak bisa menolongmu tapi ku mohon kamu jangan terbawa arus lingkungan gitu jaga diri baik”ku akhiri chat line dengannya.
“iya nonk gak da cara lain lagi demi keselamatan aku,dia baik bahkan meminjamkan uang untuk aku kirim ke mamih,agar mamih tidak curiga.oh ya nonk aku pinjam ktp sama paspor mu buat pinjam duit,nanti aku lunasi hutang ke kamu sekalian kukasih lebihnya”ku pandangi smsnya rasa kecewa mulai menyelinap pelan pelan apa dia memanfaatkan rasa sayang dan kasihanku padanya fikirku,aku memang percaya padanya tapi setelah melihat dia sekarang kepercayaan ku sedikit hilang,ktp dan paspor?sungguh aku juga tidak sebodoh itu untuk menyerahkannya.kuabiarkan pm nya tidak kublz lagi
“nonk aku tau kamu kecewa padaku,mungkin kamu jijik melihatku sekarang,maafin aku ketahuilah aku benar benar sayang kamu dan kangen kamu”
Perlahan airmataku keluar,terbayang saat saat dipt bersamanya kemanapun kita pergi selalu bersama,waktu telah merubah persahabatan kita,keadaan,lingkungan,dan pergaulan berperan sangat besar bagi kita yang berkondisi seperti ini,aku juga sangat menyayangimu tin,semoga ketidakpercayaan ku kali ini padamu membuat kamu sadar kembali,menjadi pekerja ilegal memang tidak mudah meski gaji besar tetap saja keselamatan kita sangat bahaya,dari sekarang aku akan mengurangi komunikasi dengan mu demi dirimu juga,semoga nanti saat kita bertemu kembali kita sudah sama sama sukses dan tentunya kamu masih tetap seperti yang pertama aku kenal,aku juga benar benar merindukan mu,kebersamaan dan keceriaan itu.jaga diri baik baik tin kata kataku hanya dalam hati tak kuketik sebagai balasan pm dia.
kubawa,rindu,kecewa,harapan dan doa dalam mimpi malam ini.

我的故事

夏荷雅 / 我的故事 / 天下雜誌 / ผู้ย้ายถิ่นฐานใหม่ สวัสดีค่ะ ดิฉันก็เป็นอีกหนึ่งคนที่มาจากแดนสยาม เมืองยิ้ม ที่ต่างชาติรู้จักว่าเป็นประเทศที่แสนจะอบอุ่นแห่งหนึ่ง คือประเทสไทย ดิฉันไม่เคยนึกไม่เคยฝันมาก่อนว่าจะได้ย้ายถิ่นมามาอยู่ที่ไต้หวันเมืองที่อุดมสมบรูณ์อย่างนี้ ก่อนอื่นเลยคือครอบครัวดิฉันยากจน จึงไม่มีโอกาศเรียนต่อมหวิทยาลัยที่บ้านทั้งที่ก็สอบติดแล้วแต่เนื่องจากว่าทุนทรัพย์ของครอบครัวไม่อำนวย แต่โชคชะตาให้ดิฉันได้ทุนของโครงการยูนิเซฟ เป็นโครงการสำหรับเด้กด้อยดอกาสกาณศึกษา แล้วให้ฝึกงานการโรงแรม 6 เดือน ดิฉันก็มีความสุขมากกับการฝึกงานครั้งนี้ เมื่อจบการศึกาาครั้งนี้ดิํนก้ได้ทำงานเป็นกุ็กอาหารอิตาเลี่ยนที่โรงแรม แล้วก็ยึดอาชีพนี้มาโดยตลอด8 ปี ดิํนชอบทำอาหารมาก ว่างๆก้เรียนรู้จากเพื่อนร่วมงานเรื่องอาหารไทยและการแกะสลักบ้างเล็กน้อย แต่ดิฉันและครอบครัวก็ไม่ได้มีฐานะดีขึ้น จึงต้องตัดสินใจไปทำงานต่างประเทศตอนอายุ 28 ปี นี่คือจุดเริ่มต้นของชีวิตในไต้หวันค่ะ เมื่อเข้ามาทำงานต่างที่ ต่างดินแดน แล้ว แน่นอนค่ะวัฒนธรรม และภาษาเป็นปัญหาอย่างมาก อีกทั้งต้องรองรับปัญหาจากที่ทำงาน และอากาศหนาวเย็นที่ไม่เคยสำผัสมาก่อน เนื่องจากภาาาเป็นปัยหาอย่างแรกจึงทำให้ดิฉันเกิดความกดดันอย่างมาก แต่ยังโชคดีที่เพื่อนร่วมงานคอยแปลให้ฟังบ้าง บางครั้งก้ดดนเพื่อนร่วมงานที่เป็นกุ็กในครัว กลั่นแกล้งเรื่องภาษาจีนกลาง แต่ก็ต้องอดทน สู้ทำงานต่อไป ดิฉันก็เคยสงสัยว่าถ้าวันหนึ่งเราได้เรียนภาษาจีนกลางเราจะไม่กลั่นแกล้งคนอื่น แต่กลับช่วยเหลือพวกเขาดีก่าว เพราะความรู้สึกนั้นมันหดหู่เกินก่าวที่เราจะบันยาย หลังจากที่ดิแฉันฝ่าฟันกับอุปสรรคมาได้สักระยะ เรื่องภาษา สื่อสารก็ดีขึ้น แต่บัฝเอิญทำงานมาได้แค่ 2 ปี กิจการทางร้านอาหารไทยไม่ค่อยสู้ดีนัก จึงต้องปิดลง ณ ตอนนั้นดิฉันก้ได้รู้จักและสนิทกับเพื่อนๆ คนไต้หวันแล้ว … Continue reading “我的故事”

夏荷雅 / 我的故事 / 天下雜誌 / ผู้ย้ายถิ่นฐานใหม่

สวัสดีค่ะ ดิฉันก็เป็นอีกหนึ่งคนที่มาจากแดนสยาม เมืองยิ้ม ที่ต่างชาติรู้จักว่าเป็นประเทศที่แสนจะอบอุ่นแห่งหนึ่ง คือประเทสไทย ดิฉันไม่เคยนึกไม่เคยฝันมาก่อนว่าจะได้ย้ายถิ่นมามาอยู่ที่ไต้หวันเมืองที่อุดมสมบรูณ์อย่างนี้ ก่อนอื่นเลยคือครอบครัวดิฉันยากจน จึงไม่มีโอกาศเรียนต่อมหวิทยาลัยที่บ้านทั้งที่ก็สอบติดแล้วแต่เนื่องจากว่าทุนทรัพย์ของครอบครัวไม่อำนวย แต่โชคชะตาให้ดิฉันได้ทุนของโครงการยูนิเซฟ เป็นโครงการสำหรับเด้กด้อยดอกาสกาณศึกษา แล้วให้ฝึกงานการโรงแรม 6 เดือน ดิฉันก็มีความสุขมากกับการฝึกงานครั้งนี้ เมื่อจบการศึกาาครั้งนี้ดิํนก้ได้ทำงานเป็นกุ็กอาหารอิตาเลี่ยนที่โรงแรม แล้วก็ยึดอาชีพนี้มาโดยตลอด8 ปี ดิํนชอบทำอาหารมาก ว่างๆก้เรียนรู้จากเพื่อนร่วมงานเรื่องอาหารไทยและการแกะสลักบ้างเล็กน้อย แต่ดิฉันและครอบครัวก็ไม่ได้มีฐานะดีขึ้น จึงต้องตัดสินใจไปทำงานต่างประเทศตอนอายุ 28 ปี นี่คือจุดเริ่มต้นของชีวิตในไต้หวันค่ะ เมื่อเข้ามาทำงานต่างที่ ต่างดินแดน แล้ว แน่นอนค่ะวัฒนธรรม และภาษาเป็นปัญหาอย่างมาก อีกทั้งต้องรองรับปัญหาจากที่ทำงาน และอากาศหนาวเย็นที่ไม่เคยสำผัสมาก่อน เนื่องจากภาาาเป็นปัยหาอย่างแรกจึงทำให้ดิฉันเกิดความกดดันอย่างมาก แต่ยังโชคดีที่เพื่อนร่วมงานคอยแปลให้ฟังบ้าง บางครั้งก้ดดนเพื่อนร่วมงานที่เป็นกุ็กในครัว กลั่นแกล้งเรื่องภาษาจีนกลาง แต่ก็ต้องอดทน สู้ทำงานต่อไป ดิฉันก็เคยสงสัยว่าถ้าวันหนึ่งเราได้เรียนภาษาจีนกลางเราจะไม่กลั่นแกล้งคนอื่น แต่กลับช่วยเหลือพวกเขาดีก่าว เพราะความรู้สึกนั้นมันหดหู่เกินก่าวที่เราจะบันยาย หลังจากที่ดิแฉันฝ่าฟันกับอุปสรรคมาได้สักระยะ เรื่องภาษา สื่อสารก็ดีขึ้น แต่บัฝเอิญทำงานมาได้แค่ 2 ปี กิจการทางร้านอาหารไทยไม่ค่อยสู้ดีนัก จึงต้องปิดลง ณ ตอนนั้นดิฉันก้ได้รู้จักและสนิทกับเพื่อนๆ คนไต้หวันแล้ว จนกระทั่งพบรักกับเพื่อนร่วมงานที่เป็นคนไต้หวัน และตัดสินใจคบกันได้สักระยะหนึ่งจึงตัดสินใจหมั้นหมายกัน โดยทางครอบครัวดิฉันได้เดินทางมาไทเป 7 วันเพื่อร่วมงานหมั้นในครั้งนี้ จากนั้นดิฉันก็ลาออกจากงานแล้วกลับประเทศไทย จัดงานแต่งงาน แล้วค่อยเดินทางกลับมาที่ไทเปอีกครั้งหนึ่ง ดิฉันโชคดีที่มีครอบครัวใหม่ที่อบอุ่น ทุกคนที่เป็นพ่อ แม่ พี่ น้องและญาติทางสามี ยินดีและต้อนรับสะใภ้คนใหม่อย่างดีมากค่ะ ทุกคนให้ความสนใจเรื่องภาาาและวัฒนธรรรมของคนจีนต้หวันมาก ครอบครัวใหม่จึงสนับสนุนให้ดิฉันเรียนภาษาจีนกลางที่ 文化大學語言中心 ประมาณปีก่าวๆ ดิฉันจึงสมัครเข้าเรียนต่อที่ 國立臺灣師範大學 華語文教學系 ซึ่งเป็นโอกาศที่ดีมากดิฉันดีใจมากที่ได้รับดอกาสครั้งนี้ ซึ่งปัจจุบันดิฉันอายุ 35 ปีกำลังยังศึกษาอยู่ มหาวิทยาลัยครูซือต้า ปี 3 ณ ปีนี้ดิฉันก็เริ่มทำงานพาสทามสอนภาษาไทยให้คนไต้หวัน ที่泰文補習班 อาทิตย์ล่ะ1-2วัน และก็แบ่งเวลาไปสอนอาหารไทยบ้าง เดือนล่ะ ครั้ง ค่ะ ดิฉันหวังว่าทุกท่านที่ได้อ่านและฟังเรื่องราวนี้แล้วเกิดประโยชน์หรือมีความนาสนใจ นะค่ะ ขอบคุณค่ะ

บทกวี เรื่อง ความทรงจำในใต้หวัน

นาย เจษฏา จางจา / บทกวี เรื่อง ความทรงจำในใต้หวัน / ไม่มี / แรงงานต่างชาติ ความทรงจำในใต้หวัน ใครๆเขาว่าไต้หวันคือ ( แผ่นดินทอง ) ที่มีทองมากมายให้เราได้เลือกขุดกัน ถึงได้กู้เงินจ่ายค่าหัวมหศาลเพื่อมาเสี่ยงดวง แต่บุญโชคไม่เข้าข้างเสียทั้งเงินหนี้ถ้วมหัว อยู่ต่างบ้านต่างเมืองเจอปัญหามืดแปดด้าน ถ้าโอกาสมีอีกคงไม่เชื่อนายหน้าและจัดหางาน แต่จะเลือกมาอย่างฉลาดและรู้ท่องแท้ เพื่อคนที่รักแล้วขอยอมเสี่ยงอีกครั้งหนึ่ง

นาย เจษฏา จางจา / บทกวี เรื่อง ความทรงจำในใต้หวัน / ไม่มี / แรงงานต่างชาติ

ความทรงจำในใต้หวัน
ใครๆเขาว่าไต้หวันคือ ( แผ่นดินทอง )
ที่มีทองมากมายให้เราได้เลือกขุดกัน
ถึงได้กู้เงินจ่ายค่าหัวมหศาลเพื่อมาเสี่ยงดวง
แต่บุญโชคไม่เข้าข้างเสียทั้งเงินหนี้ถ้วมหัว
อยู่ต่างบ้านต่างเมืองเจอปัญหามืดแปดด้าน
ถ้าโอกาสมีอีกคงไม่เชื่อนายหน้าและจัดหางาน
แต่จะเลือกมาอย่างฉลาดและรู้ท่องแท้
เพื่อคนที่รักแล้วขอยอมเสี่ยงอีกครั้งหนึ่ง

NGITI

pusong sawi /  NGITI / wala / caretaker NGITI Buwan ng Setyembre ngiti mo ay una kong nasilayan Mga ngiti mo na sa akin ay nagpakaba at nagpabilis ng tibok ng aking puso Sa oras na yaon damdamin ay nag iba Hinawakan mo ang aking mga kamay Na noon ay nanginginig na Tanong mo sa akin bakit … Continue reading “NGITI”

pusong sawi /  NGITI / wala / caretaker

NGITI
Buwan ng Setyembre ngiti mo ay una kong nasilayan
Mga ngiti mo na sa akin ay nagpakaba at nagpabilis ng tibok ng aking puso
Sa oras na yaon damdamin ay nag iba
Hinawakan mo ang aking mga kamay
Na noon ay nanginginig na
Tanong mo sa akin bakit ika’y nanginginig?
Nahihiya ka ba?Sabay ang pagsilay ng napakatamis mong ngiti

Halos matunaw ako habang sayo ay nakatitig.
Mga ngiti mo na sadyang kay tamis
Ako yata sayo ngayun ay umiibig na
Halos hindi ko namalayan ang mga oras ay lumipas na pala
At kailangan ko na sayo ay magpaalam na
Tanong mo sa akin tayo ba ay magkikita pa
Sumilay ang ngiti sa aking mga labi
Sabay sambit ng oo tayo ay magkikita muli

Lumipas ang mga araw at buwan
Tayo nga ay nagkitang muli
Bawat sandali ay sadyang kay tamis
Pag ibig mo nga sa akin ay iyong sinambit
Puso ko ay nagdiwang sa sobrang tuwa at kilig
Dahil naman noon pa man ikaw ay iniibig
Mga sandali na kapiling ka ay sadyang kay tamis
Tinig mo ang laging nais ko ay marinig
Mga ngiti mo ay siyang nais na laging masilayan
Pangalan mo ay sa tuwina ay bukambibig
Anupat umikot sa iyo ang aking daigdig

Ngunit ang saya at tamis ng ating pang ibig
Ay biglang napalitan ng hikbi at pait
Mundo ko ay nayanig
Sa balitang aking narinig
Ikaw raw ay may ibang iniibig
Anupat mga luha sa aking mga mata ay biglang umagos ng walang humpay

Tunay na kay sakit na marinig
Na ang aking mahal ay may ibang iniibig
Halos hindi ako makahinga at diddib ko ay nanikip
Halos panawan ako ng ulirat
At hindi makakain
Walang araw na hindi kita inisip
At itinatanong ko sa aking isip
Bakit sa akin ikaw ay nagtaksil?

Pag ibig ko ba ay hindi naging sapat
Para sa iba ikaw ay umibig?
Ako ba ay nagkulang sa iyo?
Kaya ikaw ay humanap ng iba?
Init ba ng aking yakap at halik ay hindi sapat?
Upang ako ay iyong ipagpalit?

Oh kay sakit ng sinapit nitong aking Pag ibig
Sa isang iglap nagbago ang lahat
Ang saya ay napalitan ng lungkot
Ang pagsinta na dati ay kay tamis ngayon ay naging mapait
Ang mga ngiti sa aking labi ngayon ay paghihinagpis

Sa langit ako ay napatingin
At akin na lamang nasambit
Ang ngiti mo na sa akin ay nagpa ibig
Ay siya rin pala na sa akin ay mananakit