NEGARA KEDUAKU”TAIWAN”

sai ying huang / NEGARA KEDUAKU”TAIWAN” / dari acara siaran radio pagi jam 7,fm 105.7 台南,姐妹廣播電臺 / pengantin asing Adalah sebuah perjuangan,,, ketika memasuki sebuah kebudayaan yang berbeda ketika melangkah kedalam sebuah keluarga baru yang buta komunikasi ketika lidah mengecap makanan yang terasa asing ketika belajar bahasa dengan kebudayaan yang unik ketika menghadapi pergantianempat musim yang berbeda dengan … Continue reading “NEGARA KEDUAKU”TAIWAN””

sai ying huang / NEGARA KEDUAKU”TAIWAN” / dari acara siaran radio pagi jam 7,fm 105.7 台南,姐妹廣播電臺 / pengantin asing

Adalah sebuah perjuangan,,,
ketika memasuki sebuah kebudayaan yang berbeda
ketika melangkah kedalam sebuah keluarga baru yang buta komunikasi
ketika lidah mengecap makanan yang terasa asing
ketika belajar bahasa dengan kebudayaan yang unik
ketika menghadapi pergantianempat musim yang berbeda
dengan bermacam ketika,
aku memulai perjalanan hidupku yang baru~~~

Dipertengahan tahun 1999,aku memutuskan untuk menikah dengan seorang warga negara taiwan.keputusan kuambil dengan tidak banyak pertimbangan.walaupun waktu itu terasa sedikit ragu,mungkin ini telah menjadi takdirku.
Di Indonesia,aku tinggal disebuah desa pedalaman Kalimantan barat.oleh sebab itu,ketika pertama kali pesawat mendarat dibandara Thaoyen,aku sangat terpesona dengan pemandangan yang terpampang didepanku.Apalagi ketika suamiku menjemputku dan ketika taksi membawa kami mulai keluar dari bandara,,,woowww,,,banyak sekali lampu lampu yg berkelap kelip menerangi sepanjang jalan yang kami lewati.begitu tertatanya ruas jalan dan bangunan bangunan yang menurutku cukup megah,aku merasa sepertk bermimpi.

Kemudian dengan perlahan~lahan mobil membawa kami menuju ketempat tinggalku,sebuah kecamatan yanb terletak dipropinsi Yunlin,yaitu Mailiao.sebuah kawasan daerah yang agak sepi dan banyak lahan pertanian.disepanjang jalan,kulihat ladang ladang padi yg menghijau dan mulai menguning,serta perkebunan sayur yang sangat luas.

Masyarakat Taiwan termasuk ramah dan murah hati.tidak ada perbedaan ra disini.dan asalkan kita rajin serta giat bekerja tidak akan kelaparan.lapangan kerja menurutku juga cukup luas,setidaknya seperti yang kurasakan sampai saat ini.bila mendapat masalah atau musibah,pasti akan segera ada lembaga pemerintahan atau yayasan swastayang datang membantu,baik dari segi fisik maupun rohani.
sehingga terasa ada keluarga besar yang peduli,dan tidak terasa asing.

Lihatlah bunga bunga yang bermekaran dimusim semi,dan juga sakura yang mekar indah dengan berbagai warna ditengah dinginnya hamparan salju diantara sisi sisi pergunungan.musim panas dengan pantai yang berpasir putih dengan deburan ombak dan belokan pulau,musim gugur yang menerpakan angin sepoi sepoi yang menggugurkan daun daun kering,aku sangat menikmati keadaan ini.betapa indahnya pulau kecil yang pada puncaknya,ketika aku menonton film 看見台灣,Formosa Island,Taiwan.

Tentu saja dalam sebuah perkawinan ada baik buruknya perjalanan yang harus kita hadapi.walaupun tidak sedikit masalah yang harus dihadapi kita sebagai pangantin asing,perkawinan antara dua negara,akan tetapi cobalah menyelasikan masalah dengan kepala dingin dan pikiran yang positif,dan bersyukurlah dengan rahmat Tunan yang telah kita terima.
semoga kita semua selalu berada dalam lindungan kasih Tuhan dan selalu diberkahi.